5 Fakta Menarik Sepak Terjang Wak Lawi Pencuri di Karimun, Terkenal Licin hingga Bermodal Obeng

Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono saat konfrensi pers, Selasa (26/11/2019) sore.(HAY/SURYAKEPRI.COM)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Firman alias Wak Lawi (49) tersangka pencurian rumah milik anggota Polres Karimun berhasil dibekuk di Kota Batam.

Berikut fakta-fakta sepak terjang Wak Lawi dalam kejahatan pencurian yang dianggap licin dari kejaran polisi.

1. Satroni Tiga Rumah

Hasil pemeriksaan Satreskrim Polres Karimun, Wak Lawi diduga merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di tiga rumah warga di Karimun, salah satunya milik anggota kepolisian.

“Dari hasil pemeriksaan kami terhadap tersangka Wak Lawi, diketahui ada tiga TKP,” kata Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono saat konfrensi pers, Selasa (26/11/2019) sore.

Ketiga rumah warga itu yakni rumah MT Silitonga di jalan Teluk Air, RT 005 RW 001, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun.

Hal itu berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-B/138/XI/2019/Kepri/SPK-RES KARIMUN, tertanggal 11 November 2019.

Wak Lawi menurut Herie Pramono diduga mencuri di rumah MT Silitonga pada hari Minggu, 10 November 2019 sekira pukul 18.00 WIB.

2. Modal Obeng

Firman alias Wak Ali dalam aksinya selalu bermodalkan obeng,

Wak Lawi menurut Herie Pramono diduga mencuri di rumah MT Silitonga pada hari Minggu, 10 November 2019 sekira pukul 18.00 WIB.

“Modusnya ia membuka teralis pintu yang dalam keadaan tidak terkunci, kemudian mencongkel pintu kayu rumah korban menggunakan obeng,” kata Herie Pramono, Selasa sore.

Dari rumah MT Silitonga, Wak Lawi diduga membawa lari satu unit handphone dan uang tunai sebesar RM 300.

TKP kedua yakni kediaman Asmaini di Kampung Harapan, jalan Bangun Sari, RT 001 RW 002, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing.

Laporan Asmaini dicatat pada Laporan Polisi Nomor: LP-B/147/XI/2019/Kepri/SPK-RES KARIMUN, 24 November 2019.

Polisi menduga Wak Lawi beraksi pada Senin, 11 November 2019 sekitar pukul 10.00 WIB.

Wak Lawi masuk dengan cara mencongkel teralis pintu lalu merusak pintu depan rumah korban dengan menggunakan obeng.

Dari rumah Asmaini, tersangka Wak Lawi membawa kabur satu unit laptop dan handphone.

Terakhir atau TKP ketiga diduga di kediaman Veronica Puji Astuti di jalan Sungai Lakam, RT 002 RW 002, Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun.

Wak Lawi beraksi pada hari Minggu, 17 November 2019 sekira pukul 18.00 WIB.

Modusnya hampir sama dengan 2 TKP sebelumnya yakni dengan cara mencongkel gembok rumah korban, kemudian masuk melalui pintu depan.

Dari kediaman Veronica Puji Astuti, tersangka Wak Lawi diduga menjarah jam tangan merek Mont Blank, celana, handphone dan uang tunai sebesar Rp 48 ribu.

BACA JUGA: Polres Bintan Ajukan Dana Hibah Rp4,6 Miliar untuk Pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020 

BACA JUGA: Ungkap Kematian Ibu Rumah Tangga yang Tewas Gantung Diri di Bintan, Hari Ini Polisi Autopsi Jasad Meri

BACA JUGA: Seru… Fans Real Madrid Tersedak Dua Gol PSG Jelang Akhir Laga

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.