Cerita Kepala Sekolah dan Guru Khairunisah: Hafal Alquran Juzz 30

Kepala MTs Islamiah Yaspika Karimun, Nurbit Siman saat ditemui Suryakepri.com, Kamis (28/11/2019).(RACHTA YAHYA/SURYAKEPRI.COM)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Kematian Khairunnisa gadis belia usia 15 di Karimun, Kepulauan Riau membuat Kepala Sekolah dan guru-guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Islamiah Yaspika, Karimun turut  terpukul.

Mereka hampir semuanya menangis dan menggigil saat kali pertama mendengar kabar buruk dari Khairunisah.

Kesedihan sudah mereka rasakan sejak Khairunisah pertama kali dinyatakan hilang oleh keluarga pada 6 Juni 2019.

“Hampir semua kami menangis dan menggigil, apalagi setelah almarhumah ditemukan tinggal tulang-belulang. Grup WhatsApp kami tak henti-hentinya berbunyi,” kata Kepala MTs Islamiah Yaspika Karimun, Nurbit Siman, Kamis (28/11/2019).

Terlebih-lebih, Khairunnisa merupakan salah satu siswa favorit di mata Nurbit Siman.

Bahkan Nurbit berani mengatakan Khairunnisa anaknya terlalu baik.

“Anaknya terlalu baik menurut saya, dia penurut dan lugu,” kata Nurbit saat ditemui di ruang kerjanya.

BACA JUGA: Terjerat Pungli, Effendi Staf Dishub Batam Disidangkan Pekan Depan di PN Tipikor Tanjungpinang

BACA JUGA: Anak Putus Sekolah Terekam CCTV Curi Motor, AP di Batam Tinggal Bersama Neneknya

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.