Fraksi Gerindra Tolak APBD Karimun 2020: Tidak Transparan dan Ditutup-tutupi

DPRD Karimun, Kepulauan Riau saat rapat paripurna pengesahan APBD Karimun tahun anggaran 2020, Jumat (29/11/2019) malam.(HAY/SURYAKEPRI.COM)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Dagelan politik dipertontonkan DPRD Karimun, Kepulauan Riau saat rapat paripurna pengesahan APBD Karimun tahun anggaran 2020, Jumat (29/11/2019) malam.

Aktor utamanya yakni fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Fraksi partai besutan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto itu secara tegas menolak APBD Karimun 2020.

Hal itu terungkap saat penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi.

Awalnya rapat berjalan biasa saja, sejumlah pewarta pun menilai pengesahan akan berjalan mulus-mulus saja.

Hal itu setelah menyimak 7 dari 8 fraksi menyatakan dapat menerima rancangan peraturan daerah (ranperda) APBD Karimun 2020 itu disahkan menjadi Perda APBD Karimun 2020.

Namun semua seakan terbangun dari tidur, saat fraksi Gerindra menyampaikan pandangan di ujung-ujung paripurna.

Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya Efrizal secara tegas menolak pengesahan ranperda tersebut menjadi Perda APBD Karimun 2020.

“Fraksi partai Gerindra dengan ini menyatakan menolak untuk melakukan pengesahan terhadap APBD Karimun tahun anggaran 2020,” kata Efrizal.

BACA JUGA: Pengantin Tertua Menangis di Depan Wali Kota, Semarak Nikah Massal di Kota Tanjungpinang

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.