Malam-malam Pamit Istri Pergi Pasang Jaring, Kamaruzan Justru Diserang Penyakit Jantung

Kamaruzan (46) warga Jalan Sakera Rt 02 Rw 02 Tanjunguban Utara Kecamatan Bintan Utara, ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir Pantai Sakera, Bintan, Kamis (5/12/2019) malam kemarin.(put/suryakepri.com)

BINTAN, SURYAKEPRI.COM – Seorang nelayan bernama Kamaruzan (46) warga Jalan Sakera Rt 02 Rw 02 Tanjunguban Utara Kecamatan Bintan Utara, ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir Pantai Sakera, Bintan, Kamis (5/12/2019) malam kemarin.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur menyampaikan, awal mulanya ketika korban sekitar pukul 5 sore pamit ke istrinya Nur Syamsi untuk memasang jaring di laut Sakera.

Namun hingga larut malam korban tidak pulang ke rumah.

BACA JUGA: Jenazah Perempuan Itu, Semasa Hidup Biasa Jualan Minuman di Coastal Area

BACA JUGA: Dua Perempuan Terekam CCTV Mencuri Tas Milik Pedagang Pasar Bintan Centre

Istri korban pun cemas dan akhirnya memutuskan mencari korban.

Ia pun meminta keponakan dan sepupunya untuk mencari bersama-sama.

Setiba di lokasi dan melakukan pencarian sekitar pukul 11.00 WIB malam istri korban menemukan suaminya sudah tidak beryawa telungkup di pinggir pantai.

“Saat istri korban menemukan jasad suaminya, ditemui dalam posisi telungkup sekitar 30 meter dari bibir pantai,”terangnya, Jumat (6/12/2019).

Jumhur menuturkan, jasad korban baru divisum Jumat pagi oleh tim medis UPTD Puskesmas Tanjunguban.

Adapun hasil dari pemeriksaan serta rekam medis korban, diduga kuat meninggal karena serangan jantung.

Sebab korban juga informasinya ada riwayat penyakit jantung dan hipertensi.

“Saat anggota melakukan olah tkp,jaring ikan milik korban ditemukan dalam posisi belum terpasang serta beberapa jenis obat-obatan milik korban yang disimpan disaku celana,”tutupnya.(put)