Diadang Ombak Setinggi 7 Meter KM Sabuk Nusantara Berlindung di Natuna 

Ilustrasi, KM Sabuk Nusantara saat tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang.( Foto suryakepri.com/ MBA)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kapal Sabuk Nusantara 80 dan 83 diadang ombak setinggi tujuh meter di Perairan Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (7/12/2019).

Kapal Pelni ini terpaksa berlindung di Natuna karena tidak berani melintas dengan gelombang tinggi mengintai perairan.

“Iya betul, KM Sabuk Nusantara 80 dan 83 terpaksa berlindung karena ketinggian ombak yang tidak memungkinkan berlayar,” kata Kepala Operasi PT Pelni Cabang Tanjungpinang Guruh DS saat dikonfirmasi suryakepri.com. 

Baca: Polisi Memburu Perempuan Pencuri Tas Milik Pedagang Pasar Bintan Center yang Terekam CCTV 

Baca: Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Ini Penegasan Kapolres Tanjungpinang di Hadapan Para Pendeta

Baca: Beruntung Cuaca Bagus, Hasanah Lahirkan Bayi Mungil di Ambulance Laut Saat Menuju RSUD

Baca: Bus Rombongan Kepala Sekolah dan Guru TK Terjun ke Sungai di Blitar

Dia menyampaikan, akibatnya jadwal pelayaran KM Sabuk Nusantara ke Pelabuhan Sri Bintan Pura dan Pelabuhan Kijang terganggu.

“Kita harap para penumpang harus bersabar menunggu, sampai kapal tiba di Tanjungpinang dan Bintan,” kata dia.

Dia menuturkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG bahwa ombak di Perairan Natuna dan Anambas mencapai ketinggian 5 sampai 7 meter.

“Makanya kapal berlindung di Natuna sampai waktu yang memungkinkan untuk berlayar,” ujarnya. (MBA)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.