Tiga Terdakwa Dugaan Korupsi Monumen Bahasa Melayu Disidang, Aripin Keberatan dengan Dakwaan Jaksa

Jaksa penuntut umum Dodi Gazali Emil dan Sukamto memncakan surat dakwaan tiga terdakwa Aripin Nasir, Yunus dan M Yazser dalam sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang (Foto: Suryakepri.com/MBA)
Jaksa penuntut umum Dodi Gazali Emil dan Sukamto memncakan surat dakwaan tiga terdakwa Aripin Nasir, Yunus dan M Yazser dalam sidang di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang (Foto: Suryakepri.com/MBA)

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM –  Tiga terdakwa Aripin Nasir, Yunus dan M Yazer perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Monumen Bahasa Melayu menjalani sidang perdana.

Di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang, Kamis (12/12/2019).

Ketiganya didakwa jaksa penuntut umum dalam dakwaan primair dan subsidair.

Baca: Manuver Raiola, Bawa Haaland Bertemu Petinggi Dortmund

Dalam sidang ini, Dodi Gazali Emil dan Sukamto selaku jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) membacakan dakwaan terhadap tiga terdakwa.

Dodi mengatakan, Aripin melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu kepada saksi (terdakwa) Yunus dan saksi M. Yazser..

“Perbuatan terdakwa dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp2.219.634.245. Uang tersebut merupakan dana pencairan 20 persen dari pagu anggaran,” ujarnya.