Jiwasraya Gagal Bayar Rp12,4 Triliun, Kejagung Endus Korupsi Belasan Triliun

Jiwasyara (Sumber: katadata)
Jiwasyara (Sumber: katadata)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tak mampu membayar kewajiban sebesar Rp12,4 triliun yang dijanjikan pada Desember 2019. Kejagung endus ada praktik korupsi yang merugikan negara hingga Rp 13,7 triliun.

Jaksa Agung ST Burhanuddin saat menggelar jumpa pers di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2019), mengungkapkan bahwa menurut perkiraan awal pihaknya, korupsi di BUMN PT Jiwasraya (Persero) berpotensi merugikan negara sebesar Rp13,7 triliun. Bahkan bisa lebih.

Jaksa Agung menilai PT Jiwasraya telah melanggar prinsip kehati-hatian (prudent) dalam berinvestasi. Misalnya BUMN asuransi itu menempatkan 95 persen dana di saham-saham  berkinerja buruk.

“Sebagaimana tertuang dalam laporan hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu atas pengelolaan bisnis asuransi, investasi, pendapatan, dan biaya operasional,” ujar ST Burhanuddin kepada wartawan.

“Hal ini terlihat pada pelanggaran prinsip kehati-hatian dengan berinvestasi yang dilakukan oleh PT Asuransi Jiwasraya yang telah banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar high grade atau keuntungan tinggi,” imbuh dia.

Disebutkan bahwa penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp 5,7 triliun dari aset finansial dan jumlah tersebut, 5 persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik dan sebanyak 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk.

Jiwasraya juga sembrono dalam penempatan reksa dana senilai Rp 14,9 triliun.

“Yang kedua adalah penempatan reksa dana sebanyak 59,1 persen senilai Rp 14,9 triliun dari aset finansial. Dari jumlah tersebut, dua persen dikelola oleh manager investasi Indonesia dengan kerja baik dan 98 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk,” beber Jaksa Agung.

Dia mengungkapkan bahwa Kejagung sedang menangani kasus tersebut dan saat ini sudah tahap penyidikan.

Presiden: Persoalan Berat 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.