Lapornya Batu Bata, Padahal Isinya Mobil Mewah Ferrari, Porsche, dan Mercy

Menkeu Sri Mulyani menunjukkan mobil Porsche yang diselundupkan dari Singapura melalui Pelabuhan Tj Priok, Jakarta. (Foto: Kemenkeu).
Menkeu Sri Mulyani menunjukkan mobil Porsche yang diselundupkan dari Singapura melalui Pelabuhan Tj Priok, Jakarta. (Foto: Kemenkeu).
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Puluhan unit mobil dan motor mewah diselundupkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Barang-barang mewah itu dimasukan dalam kontainer dan dilaporkan sebagai batu bata. Maksudnya agar beratnya mirip dan sesuai.

Ternyata isinya Ferrari, Porsche, Mercedez Benz, dan BMW serta 35 unit motor/rangka motor/mesin motor mewah seperti Harley Davidson, BMW, Ducati, dan berbagai merek lainnya yang berhasil diamankan dari Tanjung Priok.

Sebagaimana dikutip dari situs Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersinergi dengan Kepolisian, TNI, dan Kejaksaan Agung menggagalkan penyelundupan puluhan mobil dan motor mewah ke Indonesia.

Perkiraan nilai total barang di tahun 2019 mencapai kurang lebih Rp21 miliar dan potensi kerugian negara mencapai kurang lebih Rp48 miliar, karena perhitungan Bea Masuk dan PPN Barang Mewah yang bisa membuat perhitungan kerugian dua kali lipat dari nilai barang.

Jumpa pers bersama Menkeu Sri Mulyani, Bea Cukai, dan Kepolisian mengenai pelundupan mobil dan motor mewah melalui Pelabuhan Tj Priok, Jakarta. (Foto: Kemenkeu).
Jumpa pers bersama Menkeu Sri Mulyani, Bea Cukai, dan Kepolisian mengenai pelundupan mobil dan motor mewah melalui Pelabuhan Tj Priok, Jakarta. (Foto: Kemenkeu).

Sepanjang tahun 2016 hingga 2019, DJBC berhasil membongkar tujuh kasus penyelundupan mobil dan motor mewah melalui pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam 3 tahun tersebut, dari terdapat 19 unit mobil mewah seperti

“Jumlah mobil 19, motor 35 dari Bea Cukai Tanjung Priok saja,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada konferensi pers gabungan di Tanjung Priok, Selasa (17/12/2019).

Secara nasional, tangkapan mobil dan motor yang dilakukan oleh DJBC meningkat signifikan.

Dari tahun 2016 sampai dengan 2019 terdapat total 91 mobil dengan nilai barang untuk mobil sebesar Rp315,9 miliar dan Motor sebesar Rp13,7 miliar dengan jumlah 3.956 motor.

“Tahun 2018 merupakan tahun tertinggi. Jumlah kasus penindakan mobil sebanyak 5 kasus dan motor sebanyak 8 kasus.

Angka tersebut meningkat di tahun 2019 menjadi 57 kasus untuk mobil, 10 kasus untuk motor. Mungkin karena demandnya tinggi,” kata Menkeu.

Lapornya Batu Bata

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.