Tersandung Perkara Korupsi, Mantan Kadisdik Kepri Aripin Nasir Menangis Bacakan Eksepsi

Aripin Nasir menjalani sidang di PN Tipikor Tanjungpinang, Kamis (20/12).(MBA)

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Terdakwa Aripin Nasir menangis saat membacakan eksepsi saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungpinang, Kamis (19/12/2019).

Aripin tidak terima dengan surat dakwaan jaksa penuntut umum kepadanya dalam perkara dugaan korupsi pembangunan tahap II Monumen Bahasa Melayu di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

“Dakwaan jaksa penuntut umum tidak dapat diterima, tidak berisi uraian cerdas dan cermat, tidak lengkap yang disampaikan,” kata Aripin di hadapan majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketu Guntur Kurniawan dan Hakim Anggota Jhonni Gultom dan Suherman.

Baca: Kadis PTSP Kepri Ungkap Aturan Wewenang yang Diterobos Nurdin Basirun

Baca: Ini Pernyataan Sekjen PDIP Terkait Serangan Jantung Adian Napitupulu

Baca: Kejati Kepri Siap Wujudkan 7 Kebijakan Strategis Kejaksaan Tahun 2020-2024

Aripin menjelaskan, perbuatan melawan hukum yang ditujukan kepadanya sesuai dakwan tidak tepat. Sebab, dia tidak pernah menyetujui dan mengetahui pengalihan kontrak kepada subkontrak dalam proses pembangunan proyek tersebut.

“Tidak dapat diterima, saya tidak mengetahui apalagi menyetujui subkontrak, tidak ada dokumen subkotrak yang saya ketahui dan tanda tangani,” katanya.

Lanjut, kata dia, jaksa penuntut umum hanya menyajikan fakta-fakta yang ada berdasarkan asumsi, bukan berdasarkan fakta sebenarnya.