Tagihan KUR Rp 10 Miliar Menunggak Selama 17 Tahun di Tangan Ratusan Warga, Pemkab Karimun Minta Bantuan Kejaksaan

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Ratusan warga Karimun, Kepulauan Riau dikabarkan menunggak membayar tagihan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp 10 miliar.

Tidak tanggung-tanggung, tunggakan kredit macet tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2002 atau 17 tahun lalu.

Nilainya bervariasi mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 490 juta.

Pusing dengan tagihan yang membengkak itu, Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, ESDM Karimun akhirnya meminta bantuan Kejaksaan Negeri Karimun untuk melakukan upaya-upaya penagihan.

Baca: Korban yang Tertabrak Mobil Mewah di Karimun Alami Patah Kaki

Baca: Husein Alatas Tepuk Bahu Pasien hingga Tertidur, Mengaku Tertarik dan Nekat Mencabuli

Baca: Razia Rutin Pengemudi Tenggak Miras, Polresta Barelang Punya Alat Tes Khusus

Apalagi tunggakan kredit macet KUR tersebut sempat menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI hampir setiap tahunnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, Muhammad Yosli ketika dikonfirmasi, membenarkannya.

“Benar. Jumlah pastinya saya tidak hafal, berkasnya ada di kantor. Kalau tidak salah 150 orang lebih, besaran tunggakannya sekitar Rp 10 miliar,” kata Yosli kepada Suryakepri.com, Jumat (20/12/2019) sore.

Yosli mengatakan, proses penagihan akan dilakukan dalam beberapa tahap.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.