Ada Perbedaan Jumlah Data KUR antara Kejari-Disperindag Karimun

Kepala Dinas ESDM Karimun, Muhammad Yosli. Foto Suryakepri.com/Rachta Yahya
Kepala Dinas ESDM Karimun, Muhammad Yosli. Foto Suryakepri.com/Rachta Yahya
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM –  Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Energi Sumber Daya Mineral Karimun, Muhammad Yosli mangaku akan mengupayakan agar warga yang menunggak pembayaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total sebesar Rp 10 miliar boleh menyicilnya.

“Kami akan upayakan agar bisa dicicil warga. Berapa besaran cicilan, akan dibicarakan lebih lanjut,” kata Yosli menjawab Suryakepri.com, Jumat (22/12/2019).

Seperti diketahui, sekitar 150 orang warga Karimun, Kepulauan Riau dikabarkan menunggak pembayaran tagihan Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Rp 10 miliar.

Tidak tanggung-tanggung, tunggakan kredit macet tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2002 atau 17 tahun lalu.

Nilainya bervariasi mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 490 juta.

Pusing dengan tagihan yang membengkak itu, Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, ESDM Karimun akhirnya meminta bantuan Kejaksaan Negeri Karimun untuk melakukan upaya-upaya penagihan.

Apalagi tunggakan kredit macet KUR tersebut sempat menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI hampir setiap tahunnya.

BACA JUGA: Kejaksaan Karimun Akan Panggil Warga Penunggak KUR Rp 10 Miliar

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.