Bocah 2,5 Tahun di Tanjungpinang Meninggal setelah Diserang Kawanan Tawon saat Main Petak Umpet

Ilustrasi, tawon ndas atau Vespa affinis. (Foto: Istockphoto/ Yongkiet)

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kasih A Salsabilla, bocah perempuan berusia 2,5 tahun di Tanjungpinang meninggal dunia setelah diserang kawanan tawon tanah. Kejadian itu terjadi pada Kamis (19/12/2019) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kasih A Salsabila sempat dilarikan ke RSUP Ahmad Thabib, namun jiwanya tak tertolong. Bayi tersebut meninggal dunia pada malam harinya sekitar pukul 21.30.

Jenazah bayi perempuan putri dari keluarga Fitratul Khair warga Kampung Madong, Senggarang, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri itu dikebumikan pada keesokan harinya atau Jumat (20/12/2019).

Baca: PDI-P Segera Umumkan 44 Bakal Calon Kepala Daerah Pekan Kedua Januari, Termasuk Kepri-Batam?

Baca: Tiket Pesawat Rute Batam-Medan Ludes Terjual hingga 5 Januari

Baca: Ini Dampak yang Akan Terjadi Bila Kader Posyandu di Karimun Jadi Mogok

Awal mula musibah yang menimpa keluarga Fitratul itu ketika petang itu si bayi bersama abangnya yaitu Galang (11), dan Azura (7) serta temannya bermain petak umpet.

Saat itulah ketiga kakak beradik ini melihat sarang tawon tanah. Mereka sempat melempar sarang tawon tanah itu.

Akibatnya fatal, kawanan tawon menyerang ketiganya yang saat itu langsung berusaha berlari pulang ke rumah.

Banyaknya bekas sengatan tawon tanah itu, membuat ketiganya langsung dilarikan ke RSUP. Tapi, si bungsu tak tertolong. Sedangkan dua bocah kakak Kasih Salsabilla juga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.