Anak Walikota Tanjungpinang Temui PKL yang Histeris, Munifah: Kalau Diusir Mau Jualan Dimana?

Munifah menangis histeris di depan rumah Walikota Tanjungpinang Syahrul. Puluhan PKL Laman Boenda mendatangi rumah WaliKota karena lapak digusur, Senin (23/12/2019). (Suryakepri.com/MBA)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kedatangan puluhan pedagang kaki lima (PKL) kawasan Laman Boenda Gedung Gonggong di kediaman pribadi Walikota Tanjungpinang di Jalan Perumahan Taman Harapan Indah, No 12, RT01/RW11, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Senin (23/12/2019) sore hanya ditemui M Apriyadi anak dari Syahrul.

Kedatangan para PKL ini meminta Walikota Syahrul tidak menggusur lapak mereka di kawasan Laman Boenda Gedung Gonggong Kota Tanjungpinang.

Di depan rumah Syahrul sebagain emak-emak PKL meluapkan kekesalannya kepada aparat yang berjaga.

Puluhan PKL ini ingin meminta kepastian kepada Wali Kota Tanjungpinang.

Namun sayang, Syahrul tidak datang menemui warga.

M Apriyandi yang juga anggota DPRD Tanjungpinang menyampaikan mereka tetap berjualan sampai tanggal 26 Desember nanti.

“Pertemuan tanggal 26 ini, silahkan kembali jualan, nanti tanggal itu kita disdukusikan kembali. Mohon pengertianya. Tadi saya sudah hubungi Pak Wali Kota,” kata Apriyandi.

BACA JUGA: Puluhah PKL Laman Boenda Histeris Lapak Digusur, Ramai-ramai Datangi Rumah Walikota Tanjungpinang

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.