Direktur Utama dan Wakil Direktur Fintech Ilegal Ditangkap di Batam Centre

Ruang kerja fintech ilegal yang digerebek polisi di Jakarta Utara.(foto/tribun jakarta)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Dua tersangka, seorang direktur utama dan wakil direktur yang terlibat dalam jaringan fintech (pinjaman online) ditangkap di Batam Centre.

Penangkapan terhadap kedua tersangka yang merupakan WNA asal Tiongkok yakni perempuan berinisial FQ (35) dan laki-laki berinisial DX (38) dilakukan jajaran Polres Metro Jakarta Utara bekerja sama dengan Satreskrim Polresta Barelang.

Penangkapan dilakukan Selasa lalu, dan kasusnya diekspose di Jakarta pada Jumat (27/12).

Baca: Gubernur BI Ajak Pelajar Mengenal Ekonomi dan Keuangan Digital

Baca: 10 Pesta Kembang Api Termegah Saat Pesta Pergantian Tahun, Mana Favoritmu?

Baca: 16 Peristiwa Besar di Kepri Sepanjang Tahun 2019, OTT Nurdin Basirun hingga Gerhana Matahari Cincin

Penangkapan dua orang terkait kasus pinjaman online ilegal ini merupakan kelanjutan dari kasus yang sedang mereka tangani.

Kantor fintech ilegal itu berada di dalam kawasan Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara dan telah digerebek beberapa waktu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan kedua tersangka diamankan di wilayah Batam, Kepulauan Riau saat hendak kabur dari Batam.

Keduanya merupakan Direktur Utama dan Wakil Direktur PT Baracuda.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.