Mangkrak 7 Tahun, Plt Gubernur Kepri Minta Sinopec Segera Bangun Proyek Depo Minyak di Batam

Pekerja mengamati proyek pembangunan di Pulau Janda Berhias, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (4/3). Lahan seluas 102,5 hektare dari 130 hektare total luas Pulau Janda Berhias telah ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebagai kawasan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi untuk meningkatkan investasi di Batam sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ).
Pekerja mengamati proyek pembangunan di Pulau Janda Berhias, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (4/3). Lahan seluas 102,5 hektare dari 130 hektare total luas Pulau Janda Berhias telah ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebagai kawasan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi untuk meningkatkan investasi di Batam sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ).
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Plt Gubernur Kepulauan Riau H Isdianto meminta PT West Point Terminal segera membangun depo minyak senilai USD 841 juta.

Atau sekitar Rp 11,77 Triliun kurs Rp 14.000/USD. PT West Point Terminal (WPT) yang berada di Batam, Kepulauan Riau sudah terhenti sejak tahun 2012.

Baca: Ahmad Dhani Keluar Penjara, Mulan Siap Sejak Pagi, Dul Sampai Terjatuh

Kelanjutan proyek yang sudah melakukan groundbreaking pada 9 Oktober 2012 ini dinilai akan menggairahkan kembali iklim investasi di Kepri, khususnya Batam.

Proyek yang berada di kawasan Westpoint Maritime Industrial Park (WPMIP) Batam itu,

juga akan mendorong terciptanya ribuan lapangan kerja yang dapat mengangkat perekonomian Kepri.

Apalagi semua perijinan kawasan industrinya sudah lengkap dan termasuk salah satu Kawasan Langsung Investasi Kontruksi (KLIK) yang ditetapkan BKPM Pusat pada 2017.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.