Kapal Asing Pencuri Ikan Masuk Perairan Indonesia, Luhut Bela Menteri Edhy

Luhut Binsar Pandjaitan di Jalan Widya Chandra V, Jakarta, Rabu (25/12/2019).(foto/KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI )
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan membela Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terkait masuknya kapal asing ke Indonesia.

Ia menilai tidak benar sejak Edhy menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, semakin banyak kapal asing pencuri ikan ( illegal fishing) masuk ke Indonesia.

“Saya mau jelasin ya. Jangan dibilang setelah Pak Edhy (menjabat) ini lebih banyak kapal asing masuk. Tidak, tidak betul itu, tidak benar. Saya ulangi sekali lagi tidak benar. Karena kami punya data lengkap kok, KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) itu masih bergerak,” kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/1/2020) seperti dilansir Kompas.com.

Ia mengatakan kapal coast guard milik KKP tetap berpatroli di bawah kepempinan Edhy Prabowo.

Hanya, kata Luhut, saat ini Indonesia kekurangan armada coast guard.

Di sisi lain, coast guard Indonesia juga harus menjaga perairan dari aktivitas penyelundupan.

“Kan memang intensitasnya coast guard kita belum bisa sebanyak yang lain karena jumlah kapalnya juga terbatas. Kemarin misalnya kita mau mobilisasi penanganan nikel yang diselundupkan. Itu ada berapa puluh kapal kita pindah ke sana semua,” ujar Luhut.

“Coba kamu endak jaga rumahmu, kan orang datang kan, ya kita perbaikin penjagaan kita. Tapi bukan coast guard dengan KKP tidak bekerja atau kurang bekerjanya setelah Pak Edhy menjabat, tidak betul juga itu. Saya ingin luruskan itu karena saya ikuti betul itu,” lanjut dia.

BACA JUGA: Pengusaha Batam Havis dan Martini Hilang – Bilang Hendak Bayar Sewa Ruko Rp 2 Miliar di Medan

BACA JUGA: Kapal Perang Indonesia Tak Gentar Usir Kapal-kapal Penjaga Pantai China di Laut Natuna

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.