Usir Kapal Coast Guard China, TNI Tambah Kapal Perang di Laut Natuna

Panglima Kogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono memberi penjelasan kepada wartawan saat tiba di di Bandara Lanud Raden Sadjad, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri (suryakepri.com/istimewa)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) 1 Laksamana Madya TNI Yudo Margono telah menambah unsur penguatan operasi di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau.

Penambahan unsur ini Komando Armada  (Koarmada) 1 untuk mengusir kapal Coast Guard China dan kapala ikan asing pencuri ikan di Laut Natuna Utara.

“Hari ini kita perkuat lagi dari unsur-unsur (KRI) dari Koarmada 1, ada 4 unsur kekuatan tambahan, totalnya jadi 6,” kata Pangkogabwilhan 1 ditemui di Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Tanjungpinang, Minggu (5/1/2020).

Baca: Terkini, Kapal Coast Guard China dan Kapal Ikan Asing Tak Mau Diusir dari Laut Natuna

Baca: Bonus Besar Member MeMiles Seret Sejumlah Artis, Beromset Rp 750 Miliar dalam 8 Bulan

Baca: 5 Fakta Heboh Info Aksi Begal Beredar di Tanjungpinang, Respon Polisi hingga Korban Meninggal

“Besok akan kita laksanakan pengusiran kembali. Selama ini terdeteksi dua kapal Coast Guard China dan satu kapal pengawas perikanan, serta kapal penangkap ikan lainnya,” jelas Yudo.

Dua KRI yang melaksanakan komunikasi aktif secara persuasif meminta keluar dari perairan Indonesia dengan kapal pelanggar itu belum mampu mengusirnya.

Dengan ada penambahan unsur ini diharapkan mereka mau keluar dari perairan Indonesia.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.