Gerindra Tolak Sorotan Menhan Prabowo Lemah Hadapi China yang Keras Kepala di Laut Natuna

Panglima Kogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono berserta rombongan tiba di di Bandara Lanud Raden Sadjad, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri (suryakepri.com/istimewa)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Partai Gerindra bereaksi terkait sorotan yang dialamatkan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono membantah jika Prabowo Subianto, sebagai Menteri Pertahanan, ‘lembek’ dalam merespon pelanggaran kapal China di perairan Natuna.

Prabowo dinilai tidak tegas dan memilih berkompromi terhadap pihak yang mengganggu kedaulatan Indonesia.

Baca: Presiden Keluarkan Perintah 120 Nelayan Dikerahkan ke Laut Natuna: Kita Hadir, Itu Milik Kita!

Baca: Kapal Bermuatan 18 Ton Garam Tenggelam di Pulau Seraya NTT

Baca: Memprihatinkan, Ribuan Penumpang Kapal Kelud Basah Kuyup, Arus Balik di Pelabuhan Batuampar

Ferry mengatakan, diplomasi adalah langkah pertama menyelesaikan polemik tersebut.

“Itu upaya diplomasi juga bisa dilakukan, karena kan tahap pertamanya diplomasi. Jadi yang dilakukan oleh pemerintah menggunakan jalur diplomasi,” ujar Ferry kepada wartawan, Senin (6/1).

Menurutnya, sebuah negara tidak bisa tiba-tiba menyatakan perang terhadap negara lain. Sebab, Indonesia adalah negara yang menaati aturan dan hukum internasional.

“Tidak ujug-ujug perang, kan tidak mungkin. Jadi ada track pertama dan kedua. Track pertama menggunakan jalur diplomasi mengenai wilayah Laut Natuna,” kata Ferry.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.