Jaksa Panggil 4 Saksi Lagi dalam Dugaan Korupsi Pajak Rp1,3 Miliar di BPPRD Tanjungpinang

Kepala Kejari Tanjungpinang Ahelya Abustam didampingi Kepala Seksi Intelijen Rizky Rahmatullah dan Kepala Seksi Pidsus Aditya Rakatama di kantornya, Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang baru-baru ini. (Suryakepri.com/ Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang terus mendalami penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pajak sebesar Rp1,3 miliar di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Tanjungpinang.

Pemanggilan saksi ini untuk mengungkap kasus yang merugikan keuangan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Kita sudah layangkan pemanggilan untuk 4 orang saksi lagi, jadwalnya diperiksa Kamis (lusa) ini,” kata Kepala Kejari Tajungpinang Ahelya Abustam saat ditemui di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (7/1/2020).

Baca: Survei BI: Konsumen Yakin Perekonomian Indonesia Terus Membaik

Baca: Program Polri Peduli Penghijauan, Polda Kepri Akan Tanam 4.800 Bibit Pohon

Baca: 7 Fakta Menarik Tingginya Gugatan Cerai di Karimun, Status Janda Hingga Pemicu Perceraian

Ahelya mebunuturkan, 4 orang saksi yang akan dipanggil itu dari pihak BPN, BTN, Dinas terkait dan pihak lain.

“Yang dipanggil ini kan sebelumnya sudah diperiksa di bidang intel, sekarang di bidang pidana khusus yang akan memeriksanya, pengungkapan ini kan bertahap,” kata dia.

Disinggung kapan terduga pelaku akan diperiksa, kata Ahelya, nanti akan disampaikan. “(Terduga) itu nanti diperiksa di akhir,” katanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.