Usai Ditinjau Jokowi, Kapal-kapal China Kabur dari Laut Natuna

Presiden Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Presiden dan rombongan akan langsung menuju Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Kabupaten Natuna.(Foto/ Humas Setpres)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM -Kapal-kapal China mulai kapok. Usai peninjauan oleh Presiden Joko Widodo ke Natuna, kapal-kapal China mulai mundur dari zona teritorial Indonesia.

TNI memastikan tak ada lagi nelayan China yang melakukan illegal fishing di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia pascakunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Natuna.

TNI mengatakan kunjungan Jokowi ke Natuna mengandung pesan mendalam ke Beijing.

Baca: Wings Air Buka Rute Karimun-Pekanbaru Januari 2020, Segini Perkiraan Harga Tiketnya

Baca: Presiden Jokowi Tinjau KRI Usman Harun, kepada Nelayan Tegaskan Natuna Wilayah NKRI

Baca: Plt Gubernur Kepri Senang, Presiden Perintahkan Menteri Kelautan Berikan Kapal Besar ke Nelayan

“Memang, berdasarkan pengamatan dari TNI AU melalui pengintaian udara, mereka artinya kapal-kapal China yang waktu itu melakukan illegal fishing, mereka sudah keluar dari ZEE kita pascakunjungan Bapak Presiden ke Natuna”.

“Saya kira kunjungan Bapak Presiden ke Natuna merupakan pesan dari pemerintah kita kepada Beijing,” kata Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/1/2020).

“Saya kira itu dibaca dengan cermat oleh Beijing dan kapal-kapal nelayan yang di-back-up oleh kapal coast guard mereka, dalam hal ini kapal pemerintah, sudah meninggalkan ZEE,” sambungnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.