Master Marketing MeMiles Jadi Tersangka, Uang Barang Bukti Capai Rp 122 Miliar

Investasi abal-abal yang baru beroperasi delapan bulan tersebut mampu menghimpun dana member sebesar Rp 750 miliar. (foto/polda Jatim/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURABAYA, SURYAKEPRI.COM – Seorang master marketing berinisial Dr E dan kepala IT berinisial PH menyusul menjadi tersangka dalam kasus investasi ilegal di Surabaya, Jawa Timur.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur menetapkan dua tersangka baru dalam kasus investasi ilegal MeMiles yang dikelola PT Kam And Kam tersebut.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan sebelumnya sudah ada dua orang dari jajaran direksi PT Kam And Kam yang menjadi tersangka.

Keduanya warga Jakarta berinisial KTM dan FS. Dengan demikin kini sudah ada empat tersangka terkait kasus MeMiles itu.

Baca: Bonus Besar Member MeMiles Seret Sejumlah Artis, Beromset Rp 750 Miliar dalam 8 Bulan

Baca: Hina Polisi Lalu Lintas di Akun Facebook, Pria di Meral Karimun Ini Berakhir Tragis

Baca: Video Amatir Viral, Polisi Sigap Lacak Pelaku Pembobol Karung Kain Parasut

“Dua tersangka baru ini dilakukan penangkapan oleh penyidik pada 7 Januari 2020. Keduanya juga sudah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka,” ujarnya, Jumat (10/1)

Dari kedua tersangka, penyidik menyita beberapa alat bukti, yaitu dari master marketing, Dr E disita uang tunai Rp 102 juta dan empat unit ponsel serta satu ponsel tablet.

Sedangkan dari tersangka PH diamankan satu unit laptop dan dua ponsel.

“Awalnya kami menyita barang bukti Rp 50 miliar, saat ini bertambah sehingga total barang bukti yang diamankan Rp 122 miliar,” ucapnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.