Utang Swasta Melambat Karena Banyak Surat Berharga Jatuh Tempo

ilustrasi utang swasta (Foto: Westgate)
ilustrasi utang swasta (Foto: Westgate)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Seperti halnya pemerintah, Utang Luar Negeri (ULN) swasta juga tumbuh melambat pada November 2019 dibanding bulan sebelumnya.

ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar 200,1 miliar dolar AS.

ULN swasta tumbuh 6,9% (yoy) pada akhir November 2019, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 10,7% (yoy).

Perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh cukup tingginya pelunasan surat berharga domestik yang jatuh tempo, meskipun pada periode yang sama terdapat penerbitan surat utang perusahaan bukan lembaga keuangan (PBLK) dan penarikan pinjaman oleh perbankan.

Secara sektoral, ULN swasta didominasi oleh sektor jasa keuangan & asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas & udara (LGA), sektor industri pengolahan, dan sektor pertambangan & penggalian.

Pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,9%.(*)

Editor: Eddy Mesakh
Sumber: Bank Indonesia

ARTIKEL TERKAIT:

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.