BC Karimun Sita 222 Botol Liquid Vape Diduga Ilegal

Petugas KPPBC Karimun menyita 222 botol liquid rokok elektrik atau vape saat operasi pasar, Rabu (22/1/2020). Foto Suryakepri.com/rachta yahya
Petugas KPPBC Karimun menyita 222 botol liquid rokok elektrik atau vape saat operasi pasar, Rabu (22/1/2020). Foto Suryakepri.com/rachta yahya
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun menyita sebanyak 222 botol liquid rokok elektrik atau vape.

Ratusan botol liquid vape itu disita dari dua pedagang di Karimun, Kepulauan Riau.

Baca: Janda Malaysia Ditangkap Saat Rekrut Pekerja Migran Lewat Medsos

Tepatnya dari dua toko di kawasan Pelipit, Kecamatan Karimun dan Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral.

Itu setelah KPPBC Karimun menggelar operasi pasar, Rabu (22/1/2020).

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Karimun, Bagus Hariadi mengatakan, ratusan barang bukti tersebut diduga ilegal karena tidak dilengkapi pita cukai.

“Rokok elektrik atau vape merupakan salah satu barang yang dikenakan cukai. Barang bukti itu tidak dilengkapi pita cukai,” kata Bagus Hariadi kepada Suryakepri.com, Jumat (24/1/2020) sore.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.