JNE, J&T dan PT Pos Hentikan Pengiriman Barang dari Batam, Bisnis Reseller Online Terancam

Ilustrasi barang kiriman lewat pesawat di Batam. (suryakepri.com/purwoko)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Bisnis online berupa reseller dari Batam ke berbagai daerah di Indonesia terancam ambruk. Mereka terpukul akibat berlakunya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 199/PMK 010 2019.

Pasalnya barang-barang yang dijual secara online dari Batam akan dikenakan pajak pengiriman. Sehingga harganya justru lebih mahal ketimbang dari barang dari daerah lain.

Sejumlah toko di kawasan Jodoh Nagoya yang selama ini menjadi mitra reseller sejak tanggal 25 Januari sampai 1 Februari 2020 menghentikan pengiriman barang ke luar Batam.

Baca: BREAKING NEWS – Sepasang Kekasih di Batam Tewas Ditabrak Avanza di Trans Barelang Jembatan V

Baca: Imlek di Batam Tidak Diwarnai Hujan, Ribuan Warga Tionghoa Berharap Tahun Keberuntungan

Baca: Komplek Pertokoan Lucky Plaza Seperti Kota Mati, Libur Imlek di Batam

Sejumlah pemilik toko saat dihubungi Suryakepri.com mengaku menghentikan pengiriman barang karena Bea Cukai Batam sedang melakukan penyesuaian pajak untuk barang online.

Pengiriman dihentikan mulai 24 Januari tengah hari.

Maria, reseller Batam mengatakan pihak toko bar melayani reseller setelah ada penyesuaian pajak online di Kota Batam.

“Kalau harga di Batam justru lebih mahal ketimbang di daerah lain tentu bisnis online akan sepi karena tidak ada lagi keistimewaan Batam,” ujarnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.