7 Fakta Bisnis Online Terancam Terpuruk Bila Dikenai Pajak, Reseller Panik hingga Ekspedisi Tahan Diri

Ilustrasi barang kiriman lewat pesawat di Batam. (suryakepri.com/purwoko)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Bisnis online berupa reseller dari Batam ke berbagai daerah di Indonesia terancam ambruk.

Mereka terpukul akibat berlakunya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 199/PMK 010 2019.

Pasalnya barang-barang yang dijual secara online dari Batam akan dikenakan pajak pengiriman. Sehingga harganya justru lebih mahal ketimbang dari barang dari daerah lain.

Berikut fakta-fakta keresahan para pelaku usaha online terutama di Batam bila PMK akan diberlakukan:

1. Mitra Reseller Mulai Panik

Sejumlah toko di kawasan Jodoh Nagoya yang selama ini menjadi mitra reseller sejak tanggal 25 Januari sampai 1 Februari 2020 menghentikan pengiriman barang ke luar Batam.

Sejumlah pemilik toko saat dihubungi Suryakepri.com mengaku menghentikan pengiriman barang karena Bea Cukai Batam sedang melakukan penyesuaian pajak untuk barang online.

Pengiriman dihentikan mulai 24 Januari tengah hari.

Baca Juga: Reseller Online di Batam Diambang Ambruk hingga 2 Sejoli Tewas Kecelakaan di Jembatan 5 Galang

Baca Juga: Bisnis Online Shop di Batam Terancam Terpuruk, Ini Kata Pihak Bea Cukai

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.