Kantor Pos Batam Belum Menerima Aplikasi untuk Pengiriman Barang, Ada Pajak Titipan di SOP Baru

Ilustrasi pergawai kantor pos mengemas paket kiriman.(ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – PT Pos Indonesia Batam akan melakukan perubahan pola operasi dan rencananya akan menjalankan sistem baru mulai tanggal 28 Januari 2020.

Hal itu terkait rencana pemberlakuan Peraturan PMK 199 yang dimulai efektif tanggal 30 Januari 2020. Dalam aturan baru itu ada penghitungan pajak yang dilakukan petugas Bea Cukai.

Jika barang kiriman di atas nilai 3 USD atau setara Rp 42.000, akan dikenakan pajak, di samping ongkos kiriman.

Baca: Pengusaha Reseller di Batam Tak Yakin Rudi Bisa Atasi PMK 199

Baca: Menanti Regulasi Baru PMK No 199, Agen Reseller di Batam Minta Mitra “Tidak Kejar Waktu Pengiriman”

Baca: JNE, J&T dan PT Pos Hentikan Pengiriman Barang dari Batam, Bisnis Reseller Online Terancam

Namun, pihak Kantor Pos Batam hingga Senin (27/1/2010) siang mengaku belum menerima aplikasi yang harus dipergunakan untuk memperoses kiriman barang ke luar Batam.

Apabila pada 28 Januari aplikasi tersebut belum berjalan, maka akan terhambat.

Kepala Kantor PT Pos Indonesia Batam, Masni Gardenia Augusta, Senin (27/1/2020) menargetkan aplikasi operasional sistem baru sudah bisa diketahui.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.