Legenda Basket NBA Kobe Bryant Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Kobe Bryant dan putrinya, Gianna. Keduanya tewas dalam kecelakaan helikopter di California, Senin (27/1/2020). Foto: Reuters via CNA.
Kobe Bryant dan putrinya, Gianna. Keduanya tewas dalam kecelakaan helikopter di California, Senin (27/1/2020). Foto: Reuters via CNA.

CALIFORNIA, SURYAKEPRI.COM – Kobe Bryant (41), salah satu pemain basket terbaik sepanjang masa, tewas dalam kecelakaan helikopter di California, tak jauh dari Los Angeles, Senin (27/1/2020).

Tak ada yang selamat dalam kecelakaan tersebut, termasuk Gianna, putri Bryant yang berusia 13 tahun.

Legenda basket NBA itu berada di atas helikopter bersama delapan orang lainnya ketika jatuh pada pukul 10 pagi waktu setempat di dekat Calabasas, 30 mil di barat laut pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat. Kondisi cuaca berkabut saat peristiwa itu terjadi.

Kecelakaan itu memicu kebakaran, sehingga sulit bagi kru penyelamat untuk mendekati lokasi.

Bryant tinggal di daerah itu hampir sepanjang hidupnya dan sering menggunakan helikopter untuk mengalahkan lalu lintas Los Angeles yang padat.

“Kami menerima telepon sebelum jam 10 pagi pagi ini dari sebuah pesawat di daerah Malibu, langsung dari Las Vergenes, pada dasarnya Calabasas,” kata Tony Imbrenda dari pemadam kebakaran wilayah Los Angeles, kepada wartawan di tempat kejadian.

“Beberapa orang berada di sini, sedang bersepeda gunung pagi ini, mereka melihat sebuah pesawat dalam kesulitan. Mereka turun ke lereng bukit. Ini adalah helikopter, sudah dikonfirmasi itu adalah helikopter S-76 Sikorsky dan sayangnya tidak ada yang selamat.”

Bryant menikah dengan Vanessa. Keduanya dikaruniai empat anak perempuan, termasuk Gianna. Ayahnya, Joe, juga bermain di NBA.

Bryant memenangkan lima kejuaraan NBA dan mencatat 18 tim All-Star NBA selama 20 tahun bersama LA Lakers.

Ucapan duka mengalir dari para petinggi negeri Paman Sam di twitter. Mulai dari Presiden AS Donald Trump, eks Presiden AS Barack Obama, dan Bill Clinton. (*)

Penulis/Editor: Eddy Mesakh
Sumber: Guardian