Reseller di Batam Galau, Pajak dan Ongkos Kirim Bisa Lebih Mahal dari Harga Barang

Suasana pertokoan di Nagoya Batam, Minggu (26/1) sore.(suryakepri.com/purwoko)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Para agen reseller di Batam kini galau. Mereka senam jantung, harap-harap cemas akan kelanjutan bisnisnya.

Aturan baru tentang pemberlakuan pajak atas barang impor yang dijual keluar Batam di atas nilai 3 US Dollar, terancam turun omset.

Sebab, barang-barang online shop yang selama ini dijual oleh para reseller, tidak lagi memiliki daya saing.

Baca: JNE Batam Tetap Terima Paket, Selama Tunggu Regulasi Baru Akan Beri Edukasi Pelanggan

Baca: TIKI Batam Tetap Kirim Barang : Saat PMK 199 Berlaku Akan Dikenakan Pajak

Baca: Bule Cantik di Karimun Ini Berniat Kabur, Tapi Mendadak Mendekati Kapolres

Bahkan jika diberlakukan pajak yang baru, harga total barang bisa berlipat.

“Bayangkan saja dengan pajak 40 persen untuk asesoris dan fashion, bisa harganya lebih mahal pajak dan ongkos kirimnya daripada harga barang itu sendiri,” kata Ny Dwi, seorang agen reseller di Batam kepada Suryakepri.com.

Ia mengaku telah memberikan gambaran-gambaran harga kepada mitranya, reseller untuk memperhitungkan nilai barang sebelum menawarkan kepada pembeli.

Ia bahkan telah membuat rincian sejumlah contoh, mengenai potensi pajak yang harus dibayar, beserta ongkos kirimnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.