Virus Corona Menyebar, Batik Air dari Batam-China Tak Izinkan Kru Turun dari Pesawat

Sementara itu, penghentian penerbangan dari dua kota di China ke Batam tersebut diakui Bire. Namun tidak menimbulkan kerugian yang berarti bagi pihak maskapai.

Legenda Basket NBA Kobe Bryant Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Baca: Begini Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan Lewat Instagram

Pasalnya, dalam kontrak disebutkan bahwa pembayaran dilakukan setiap ada orderan penerbangan.

“Aku nggak tahu persis sih bentuk kerjasamanya seperti apa, karena itu kan langsung dengan pusat. Kalau dibilang rugi, nggak juga sih. Karena memang tiket akan dikeluarkan jika sudah ada pembayaran,” kata Bire lagi.

Bire menjelaskan, sejak dibukanya rute Batam-China, antusias penumpang cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah penumpang yang selalu penuh di setiap penerbangan.

“Tingkat antusiasnya tinggi. Penerbangan selalu full dari sana. Pesawat kita Airbus 320 dengan kapasitas sekitar 213 seat,” ujar Bire.(Aini Lestari)

Editor: purwoko