Ini Kronologi Pasien Suspect Corona di RS Embung Fatimah Batam

Rahmat mendapat perawatan di ruang isolasi RSUD Embung Fatimah. Kadinkes memastikan Rahmat tidak terpapar virus corona.(suryakepri/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Dinas Kesehatan Kota Batam menemukan satu suspect pneumonia atas nama “R” di RSUD Embung Fatimah pada 29 Januari 2020.

Pasien ini belum lama pulang dari Singapura dan mengalami sakit dengan gejala mirip terpapar virus Corona.

Berikut kronologinya;

Pada 22 Januari pasien pulang dari Singapura dan langsung ke rumahnya di Aviari. Pada  , 25 Januar “R” mengalami pilek, batuk, dan merasakan demam.

Tanggal 26 januari pasien pergi lagi ke Singapura via pelabuhan Batam Centre. Turun di pelabuhan Tanah Merah, Singapura. Dari situ dia naik taxi ke dermaga speedboat yg membawa pasien ke laut dimana kapal tug boat berlabuh.

Tanggal 27 Januari pasien mulai merasakan demam. Kemudian pada 29 Januari, atas saran kapten & crew kapal (teman kerja pasien), dia dipulangkan ke Batam untuk berobat.

Pasien pulang via pelabuhan Tanah Merah ke Pelabuhan Batam Centre menumpang fery MV Wave Master 6. Tiba di Batam sekitar pukul 12.00 WIB.

Pada pukul 13.00 WIB, pasien diantar istrinya ke RSUD Embung Fatimah.

Keluhannya, demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas, sakit kepala, lemah/malaise, menggigil, nyeri otot, dan mual.

Suhu tubuh saat masuk RS 38,8°C, satu jam kemudian suhu tubuh melonjak jadi 40°C. Tetapi kemudian pada pukul 21.00, suhu tubuhnya kembali turun menjadi 37,8°C.

Disebutkan bahwa pasien tidak memiliki riwayat penyakit DM, hypertensi, liver, ginjal.

Hasil diagnosa, pasien mengalami bronco pneumonia causa virus dgn Diagnosa banding TB paru dan suspect Corona (pasien dalam pengawasan).

Pada pukul 21.20 pasien dipindahkan ke ruang isolasi Bougenville di lantai 2 RS Embung Fatimah.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.