Runtuhnya Pagar Proyek Pollux Habibie Disebut Murni Force Majeur

Tembok pembatas proyek Pollux Habibie di Batam Centre roboh dan menimpa rumah warga.(suryakepri.com/aini)
Tembok pembatas proyek Pollux Habibie di Batam Centre roboh dan menimpa rumah warga.(suryakepri.com/aini)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Insiden runtuhnya pagar proyek apartemen Pollux Meisterstadt Batam di perumahan Citra Batam pada Rabu (29/1/2020) sore murni disebabkan hujan deras.

Pengembang kawasan megasuperblok ini telah bersama-sama warga dan Pemerintah Kota Batam berkoordinasi mengatasi bencana ini.

General Manager Pollux Meisterstadt Batam Richie Laseduw mengungkapkan, tak lama setelah insiden tersebut, perseroan sudah bergerak cepat menurunkan tim membersihkan puing-puing pagar.

Baca: FOTO-FOTO, Robohnya Tembok Pollux Habibie hingga Sidak DPRD Batam

Baca: Telan Rp2,7 Miliar Revitalisasi Pasar Potong Lembu Selesai, Syahrul : Semoga Menambah Pendapatan Daerah

Baca: DPRD Batam Sesalkan Tanggul Pollux Habibie Tanpa Buangan Air dan Tidak Trap

“Pollux, warga Perumahan Citra Batam dan Pemerintah Kota Batam tadi malam juga sudah saling koordinasi untuk membangun ulang pagar lebih kokoh dan drainase yang ideal agar bencana serupa tidak terulang,” katanya.

Penyebab ambruknya pagar proyek itu adalah karena hujan deras dan drainase yang belum terhubung langsung dengan drainase utama sehingga menimbulkan bencana.

Insiden tersebut dipastikan adalah musibah fisik yang sifatnya force majeur.

“Saya sudah berbicara dengan Wali Kota juga,” katanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.