Facebook Perangi Hoax dan Misinformasi Mengenai Virus Corona

Seorang pekerja medis mengukur suhu tubuh penumpang di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan, ibukota Provinsi Hubei, China tengah, 22 Januari 2020. (Xinhua / Xiao Y)
Seorang pekerja medis mengukur suhu tubuh penumpang di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan, ibukota Provinsi Hubei, China tengah, 22 Januari 2020. (Xinhua / Xiao Y)

SAN FRANCISCO, SURYAKEPRI.COM  – Raksasa teknologi AS Facebook Inc., Kamis (30/1/2020), mengatakan akan mengambil langkah-langkah untuk melawan HOAX, klaim palsu atau informasi yang salah tentang penyebaran virus corona baru pada platformnya dan Instagram.

Facebook mengatakan akan membatasi informasi yang salah tentang virus corona baru di Facebook dan Instagram dan memberi pengguna konten informasi yang benar dan akurat tentang virus dari lembaga kesehatan internasional seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan mitra pihak ketiga globalnya.

“Kami juga akan mulai menghapus konten dengan klaim palsu atau teori konspirasi yang telah ditandai oleh organisasi kesehatan global terkemuka dan otoritas kesehatan setempat yang dapat menyebabkan kerugian bagi orang yang mempercayainya,” kata Facebook.

Facebook mengumumkan langkah-langkah baru setelah Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan sebelumnya pada hari itu bahwa wabah coronavirus baru sebagai Emergency Kesehatan Masyarakat dari Kepedulian Internasional.

Facebook mengatakan sedang berkoordinasi dengan organisasi kesehatan dan peneliti dari Universitas Harvard untuk menawarkan kepada para penggunanya informasi yang akurat tentang situasi saat ini, termasuk bimbingan dari WHO.(*)

Penulis/Editor: Eddy Mesakh | Sumber: Xinhua