BREAKING NEWS – Bayi Fatiah di Karimun Akhirnya Meninggal setelah 5 Bulan Lebih Berjuang

Bayi Fatiah Santika Jaya bersama ayah dan ibunya. Fatiah menderita pembengkakan pada lehernya. (Foto: Suryakepri.com/Rachta Yahya)
Bayi Fatiah Santika Jaya bersama ayah dan ibunya. Fatiah menderita pembengkakan pada lehernya. (Foto: Suryakepri.com/Rachta Yahya)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Innalilahi wainnailaihi roji’un, kabar duka datang Fatiah Santika Jaya, bayi usia 5 bulan asal Kampung Banjar, RT 03 RW 04, Kelurahan Parit Benur, Kecamatan Meral, Karimun, Kepulauan Riau.

Setelah 5 bulan lebih berjuang melawan penyakit Higroma Kistik atau Kalenjer Getah Bening.

Bayi Fatiah dikabarkan meninggal dunia, Minggu (2/2/2020).

Baca: Derita Bayi Fatiah di Karimun, Kini Alami Penyempitan Pernafasan, Suara Tarikan Nafas Fatiah Menyayat Hati

Baca: Robinson Silaban Pelajar SMPN 7 Tanjungpinang Korban Ombak Pantai Trikora Tak Tertolong Lagi

Baca: Di Natuna 72 Orang “Pahlawan” Tim Medis Tangani 238 WNI dari Wuhan Selama Masa Observasi

Fatiah dikabarkan menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Muhammad Sani, Karimun sekitar pukul 17.00 WIB tadi.

Kabar meninggalnya Fatiah disampaikan Edi Kencana, kerabat Fatiah.

Paman dari Teguh Khadafi (41), ayah Fatiah itu mengatakan, Fatiah sempat dirawat di ICU RSUD Muhammad Sani, Karimun sekitar satu jam sebelum meninggal.

Namun Edi mengaku belum memperoleh kepastian penyebab kematian Fatiah.

“Fatiah sempat dibawa sekitar jam 16.00 WIB, kenapa dibawa ke RSUD, saya belum dapat kabar lagi. Jam 5 meninggal,” kata Edi saat menghubungi Suryakepri.com, Minggu malam.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.