Diterpa Virus Corona, Impor dari China Terhenti, Harga Bawang Putih di Batam Berubah

Ilustrasi. Suasana di Pasar TPID Grand Niaga Mas, Batam Kota, sejak diterpa virus harga jual bawang putih saat ini tidak dapat dikategorikan kenaikan.(Suryakepri.com/Fernando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Peraturan Menteri Perdagangan RI, menghentikan sementara keran import dari China.

Mulai berdampak pada harga komoditas pangan, yang ada di Kota Batam.

Salah satunya adalah harga bawang putih.

Salah satunya adalah Huda yang merupakan pedagang di Pasar TPID Grand Niaga Mas, Batam Kota.

View this post on Instagram

Tokoh Masyarakat Kepri DR HM Soerya Respationo,SH,MH Menghadiri Pesta Bonataon Marga Simanjuntak di Gedung Serbaguna Kavling Baru, Batuaji, Kota Batam, Minggu (02/02/2020).⁣ ⁣ Dalam acara tersebut, HM Soerya disambut meriah warga. Ia juga mendapatkan pengalungan ulos oleh tokoh warga Batak tersebut.⁣ ⁣ Suasana kemeriahan kian terasa saat HM Soerya bersama para tokoh masyarakat dan warga menari tor tor bersama.⁣ ⁣ Dalam acara pada tanggal yang spesial dan uni 02-02-2020 itu, Ketua DPD PDI-P Kepri yang juga kandidat calon gubernur Kepri itu juga menghadiri Pesta Bona Taon dan Ulang Tahun Ke-28 Punguan Pomparan Raja Silitonga Boru & Bere – Ibebere Se Kota Batam Taon 2020.⁣ ⁣ Dalam pesta Bona Taon ini mengangkat tema “Kehidupan yang baru Tuhan Berikan kepada Orang yang Dikasihi-Nya”. (Yehezkiel 11 : 19-22).⁣ ⁣ Editor: Purwoko⁣ ⁣ #batam#sahabatSoerya#karimun#bintan#berita#suryakepri

A post shared by suryakepri.com (@suryakepricom) on

Baca Juga: Anggaran Pemeliharaan Lampu Jalan di Tanjungpinang Cuma Rp 500 Juta, Kadis Perkim: Cukup Tak Cukup Dicukupi

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.