Ibunda Li Wenliang Whistle Blower Virus Corona Tuntut Penjelasan Polisi

Ibunda dokter Li Wenliang mengatakan dia ingin penjelasan dari polisi tentang mengapa mereka membungkam putranya. Foto: SelebaranIbu Li Wenliang mengatakan dia ingin penjelasan dari polisi tentang mengapa mereka membungkam putranya. Foto: Selebaran Ibu Li Wenliang mengatakan dia ingin penjelasan dari polisi tentang mengapa mereka membungkam putranya. (Foto: Selebaran via scmp.com)
Ibunda dokter Li Wenliang mengatakan dia ingin penjelasan dari polisi tentang mengapa mereka membungkam putranya. Foto: SelebaranIbu Li Wenliang mengatakan dia ingin penjelasan dari polisi tentang mengapa mereka membungkam putranya. Foto: Selebaran Ibu Li Wenliang mengatakan dia ingin penjelasan dari polisi tentang mengapa mereka membungkam putranya. (Foto: Selebaran via scmp.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

WUHAN, SURYAKEPRI.COM – Ibunda Li Wenliang, dokter yang dibungkam setelah menjadi whistle blower virus corona dan kemudian meninggal karenanya, menuntut penjelasan kepolisian Wuhan mengenai perawatan putranya.

Dalam cuplikan yang dipublikasikan di Pear Video, ibunda Li, yang nama lengkapnya tidak disebutkan, mengatakan bahwa dokter Li diminta untuk pergi ke kantor polisi dan menandatangani surat teguran lantaran menyebarkan informasi yang tidak akurat tentang wabah sebelum masalah tersebut diselidiki secara menyeluruh.

“Sebelum fakta-fakta diluruskan, dia dipanggil ke kantor polisi Wuhan di tengah malam,” katanya. “Kami tidak mungkin baik-baik saja jika mereka tidak memberi kami penjelasan.”

Pada 30 Desember, Li mengirim pesan kepada teman-temannya di kelompok WeChat pribadi yang mengatakan ada tujuh kasus SARS yang tengah dirawat di rumah sakit Wuhan, tetapi kemudian mengklarifikasi bahwa itu adalah bentuk coronavirus yang tidak dikenal.

Screenshot obrolan itu bocor dan Li ditegur oleh polisi setempat.

Kematian dokter mata itu membuat masyarakat sedih dan memicu kemarahan publik, mendorong Partai Komunis untuk mengirim delegasi dari pengawas disiplin partai ke Wuhan untuk menyelidiki sepenuhnya

“Hal-hal yang diangkat oleh publik sehubungan dengan kematian Li Wenliang”, demikian laporan siaran TV CCTV.

Ibu Li mengatakan jika waktu bisa diputar ulang, dia dan suaminya tetap mendukung keputusan dokter Li untuk bekerja di garis depan melawan wabah coronavirus.

“Kami tentu saja akan membiarkan dia kembali ke garis depan, itu adalah keinginannya dan keluarga harus mendukungnya, karena wabah Wuhan sangat menghancurkan dan dia adalah seorang dokter,” katanya.

Ibunda Li menggambarkan putranya sebagai sosok yang baik terhadap keluarga dan kolega.

Dalam mengatur jadwal untuk departemennya, Li seringkali menawarkan diri untuk mengambil giliran kerja menggantikan koleganya jika mereka membutuhkan waktu istirahat.

“Dia kadang-kadang mengambil dua shift malam dalam seminggu, ketika yang lain biasanya melakukannya seminggu sekali,” katanya.

“Dia sangat perhatian. Terhadap kami juga begitu, ia sering bertanya apakah kami cukup minum teh atau minum obat tepat waktu. ”

Donasi Palsu

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.