Menyebut Walikota Batam M Rudi Tak Peduli, Ini Alasan Bidan dan Perawat RS Camatha Sahidya Saat Demo

- Puluhan petugas medis Rumah Sakit Camatha Sahidya Mukakuning Batam berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Batam, Senin (10/02/2020) pagi. (suryakepri.com/nando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Puluhan petugas medis Rumah Sakit Camatha Sahidya Mukakuning Batam berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Batam, Senin (10/02/2020) pagi.

Para petugas medis itu terdiri dari perawat dan bidan. Mereka sudah bekerja lebih dari 10 tahun.

Kedatangan mereka adalah untuk mengadukan nasib mereka yang di-PHK sepihak oleh manajemen.

Baca: Corona di Singapura Level Oranye, Kementerian Luar Negeri RI Beri Travel Warning Level Kuning

Baca: Tjahjo Kumolo Izinkan Pemda Rekrut Tenaga Honorer Tapi dengan Syarat

Baca: Ada Pola Pusaran Angin di Wilayah Kepulauan Riau, Prediksi BMKG Besok

Namun mereka tidak segera mendapat kesempatan bertemu Walikota Batam, Muhammad Rudi. Mereka berorasi di depan kantor.

“Surat sudah lama kita masukkan, tapi nampaknya kita tidak dipedulikan oleh Pak Rudi yang terhormat. Sampai kita datang dia juga tidak mau menemui kita,” ujar Anwar Gultom sebagai orator aksi.

Dalam orasinya, Anwar menuturkan bahwa 28 petugas medis yang hadir dalam aksi ini adalah para petugas medis yang telah mengabdi sejak lama.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.