Pebisnis Collection Tas dan Sepatu di Nagoya Batam ‘Menjerit’, Bisa Terancam Diberhentikan

Icah salah satu Karyawan Gold Hill Colection Nagoya Kota Batam, Selasa (11/2/2020). (Foto: Suryakepri.com/Alvin)
Icah salah satu Karyawan Gold Hill Colection Nagoya Kota Batam, Selasa (11/2/2020). (Foto: Suryakepri.com/Alvin)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Usaha para pebisnis collection Tas, Sepatu, Jam Tangan dan Ikat Pinggang di Nagoya Batam, Kepulauan Riau semakin ‘menjerit’.

Hal itu dirasakan setelah adanya pemberlakuan PMK 199 yang menghendaki pembayaran pajak pengiriman sebesar 20 persen.

Baca: BREAKING NEWS – Tabrakan Beruntun Tiga Mobil dan 2 Motor di Depan Polresta Barelang

Semua toko collection di Kota Batam mengeluhkan jika bisnis mereka sepi pembeli.

Baik itu yang datang langsung ke toko atau untuk pengiriman luar daerah.

“Sejak PMK 199 itu berlaku, tidak ada yang beli barang di sini. Sepi sekali, tidak ada yang datang beli,”kata Alvian Pemilik Toko Gold Hill Collection Nagoya Batam, Selasa (11/2).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.