PMK 199 Mulai Berdampak Langsung Pada Pekerja di Batam

Yudi Zulfian Merupakan Salah Satu yang Terkena Dampak Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 199 Tahun 2019. (Foto: Suryakepri.com/Nando)
Yudi Zulfian Merupakan Salah Satu yang Terkena Dampak Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 199 Tahun 2019. (Foto: Suryakepri.com/Nando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Dampak Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 199 Tahun 2019, mulai berdampak langsung kepada para pekerja di Kota Batam.

Beberapa pedagang online di Kota Batam yang tengah menghadapi polemik akibat tidak mampu bersaing.

Baca: KKP Tanjungpinang Berikan Penyuluhan Terkait Bahaya Virus Corona di Markas Korem 033/WP

Hal ini diakui Yudi Zulfian, pria berusia 27 tahun warga Buana Vista, Batam Center.

Yang sehari-hari bekerja sebagai driver di Anemone, online shop asal Batam yang beralamat di kawasan Palm Regency, Batam Center.

Setelah mengabdi selama tiga tahun, Yudi mengaku harus menerima keputusan perusahaan yang memutuskan kontrak kerja.

Dikarenakan Anemone dihadapkan dengan pilihan gulung tikar akibat tidak mampu bersaing.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.