4 Fakta Menarik Kasus Penculikan Anak Majikan di Batam, Dibawa ke Luar Negeri hingga Penangkapan Brimob

Ilustrasi penyekapan
Ilustrasi perampokan
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Satuan Brimob Polda Kepri mengamankan dua orang pelaku penculikan anak di Sagulung Baru (Saguba), Rabu (12/2/2020).

Keduanya diamankan setelah adanya laporan masyarakat terkait aksi penculikan tersebut.

Berikut fakta-fakta yang terungkap dari kasus penculikan anak majikan di Batam.

1. Brimob Amankan 2 Penculik Anak

Kasubbid Penmas AKBP Priyo Prayitno yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Memang benar tadi diamankan oleh Sat Brimob. Dan sudah diserahkan ke Ditres Krimum,” katanya.

Priyo menjelaskan, kedua pelaku diamankan setelah adanya informasi ke Unit Intel Brimob Polda Kepri.

Atas laporan tersebut, tim langsung bergerak dan langsung melakukan penangkapan usai mengetahui lokasi keberadaan keduanya.

“Setelah ada laporan, langsung ditelusuri. Saat diketahui lokasinya, langsung bergerak ke sana dan diamankan keduanya,” ujarnya lagi.

Kedua tersangka, lanjut Priyo, diketahui menculik anak majikannya dari Jakarta. Selanjutnya, mereka berangkat ke Surabaya dan akhirnya ke Batam. “Mereka itu ditampung oleh PJTKI di sini,” kata Priyo.

2. Diduga Akan Dipekerjakan ke Luar Negeri

Vian (13), korban penculikan anak yang dilakukan oleh Paulinina Malo alias Leni (19) dan Marlina Dapa Bili alias Marlin (20) diduga akan dijadikan pekerja migran ilegal.

Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri.

Kasubbid Penmas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno menjelaskan, saat penangkapan, jajaran SatBrimob Polda Kepri tak hanya mengamankan dua pelaku dan korban, melainkan 7 calon pekerja migran ilegal lainnya yang sudah siap diberangkatkan ke luar negeri.

“Jadi dugaan sementara, motifnya, kedua pelaku hendak mengambil keuntungan dari korban. Mengeksploitasi korban dengan menjadikannya pekerja migran ilegal ini,” kata Priyo.

Saat ini, lanjut Priyo, pihak Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri tengah masih terus mendalami dan melakukan pengembangan atas penangkapan tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan, tim akan mengamankan 7 calon pekerja migran ilegal lainnya. Tapi ini masih didalami karena masih dalam penyelidikan,” jelas Priyo.

Baca Juga: Buruan! Seminggu Lagi Penuin Hotel Batam Berikan Promo Rp 199.900/Room

Baca Juga: Korban Penculikan di Batam Segera Dijemput dan Dibawa ke Jakarta

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.