Data Lengkap Daerah Asal WNI Observasi Corona di Natuna, Ternyata Ada 2 Warga Kepri

Para WNI melakukan aktivitas pagi di Naruna selama masa observasi.(ist)

NATUNA, SURYAKEPRI.COM – Ratusan WNI yang diobservasi risiko virus corona (Covid-19) usai dievakuasi dari Wuhan, China bakal dipulangkan pemerintah RI ke provinsi asal karena karantina di Natuna, hampir selesai.

Jika tak ada aral, mereka akan dipulangkan pemerintah ke daerah asal besok.

Total ada 285 orang yang diobservasi di Natuna terkait virus corona yang terdiri atas 237 WNI, satu WNA, lima orang dari tim Kementerian Luar Negeri, 18 orang pegawai Batik Air, dan 24 tim penjemput.

“Paling banyak dari Jawa Timur, 68 orang, selebihnya tidak sebanyak itu, seperti Lampung 1 dan lainnya, ada datanya,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto di Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (13/2/2020) seperti dilansir Antara.

View this post on Instagram

Para penumpang pesawat Batik Air dari Wuhan tampak satu per satu menuruni tangga pesawat.⁣ ⁣ Sementara puluhan petugas berpakaian standar kesehatan lengkap, mirip astronot, tampak berjaga-jaga di sekitar tangga pesawat.⁣ ⁣ Para petugas lagnsung mengarahkan para penumpang yang turun itu ke tiga pesawat TNI yang standby di dekat pendaratan Batik Air.⁣ ⁣ Selanjutnya, para WNI akan diobservasi ke Natuna sebagai langkah observasi WNI sehat.⁣ ⁣ Sementara para mahasiswa dari Wuhan yang dievakuasi itu tampak mengenakan pakain biasa, tanpa pakaian khusus.⁣ ⁣ Diberitakan sebelumnya, Minggu (2/2) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, pesawat dari Wuhan yang membawa WNI akhirnya landing tiba di Bandara Hang Nadim Batam.⁣ ⁣ Pantuan Suryakepri, petugas segera melakukan tindakan masing-masing menuju arah pesawat.⁣ ⁣ Penulis: Ruvi⁣ Editor: Purwoko⁣ ⁣ #batam#tanjungpinang#karimun#terkini#suryakepri#beritaterkini⁣

A post shared by suryakepri.com (@suryakepricom) on

Baca Juga: Isolasi WNI dari Wuhan di Natuna, Plt Gubernur Kepri Minta Warga Tidak Cemas

Baca Juga: Begini Suasana Ruangan dan Aktivitas WNI Selama Jalani Observasi di Natuna