Jadi Fenomena, AC Milan Bilang Terserah Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic (Sumber foto: Sportskeeda)
Zlatan Ibrahimovic (Sumber foto: Sportskeeda)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Zlatan Ibrahimovic adalah “fenomena” sehingga petinggi AC Milan bilang, terserah Ibra, apakah ingin bertahan lebih lama di San Siro. Klub akan sangat gembira jika dia memilih bertahan. 

Direktur Sepakbola AC Milan, Ricky Massara, memuji kualitas striker veteran itu. Ibra kembali ke Rossoneri pada Januari tahun ini dengan kesepakatan yang berlaku hingga Juni dengan opsi memperpanjang kontraknya 12 bulan lagi.

Massara memuji kualitas Ibrahimovic dan mengatakan pemain asal Swedia itu yang akan menentukan sendiri masa depannya.

Berbicara kepada Rai Sport, Massaro mengatakan, “Pada akhirnya akan tergantung padanya, bagaimana perasaannya dan berapa lama dia ingin melanjutkan.”

“Dia benar-benar sebuah fenomena, dan kami sangat senang dengan penampilannya.”

Milan berada di urutan 10 di Serie A setelah 23 pertandingan, terpaut 10 poin dari empat besar, tetapi hanya terpaut dua poin dari Hellas Verona di urutan keenam.

Ibrahimovic, yang pada periode pertamanya pernah mempersembahkan trofi Serie A bagi AC Milan, kembali ke klub itu setelah kontraknya bersama klub MLS Amerika, LA Galaxy.

Pada periode keduanya bersama Milan, kendati sudah berusia 36 tahun, Ibra telah mencetak tiga gol dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi sejak bergabung kembali.

Ibra telah mencetak dua gol dan satu assist dalam lima penampilan di Serie A musim 2019/2020. Sementara di Piala Italia, dari dua laga yang dia jalani, Ibra menyumbang satu gol.

Saat berita ini ditulis, Ibra sedang bertanding melawan Juventus pada laga leg pertama semifinal Coppa Italia, Kamis (13/2/2020) malam atau Jumat dinihari waktu Indonesia.

Laga yang berlangsung di Giuseppe Meazza ini berakhir imbang 1-1. Gol Milan dicetak oleh Ante Rebic pada menit 61, memanfaatkan assist Samu Castillejo. 

Cristiano Ronaldo menyamakan skor melalui tendangan penalti pada menit 90 lebih tiga menit.

Kembali soal Ibrahimovic. 

Pria Swedia ini adalah seorang penjelajah yang sangat sering berpindah klub. Mengawali kariernya di Swedia bersama Malmo, namanya baru mencuat ketika bermain di Belanda bersama Ajax Amsterdam (2001-2004).

Kemudian pindah ke Juventus antara tahun 2004-2006. Selanjutnya pindah ke Inter Milan (2006-2009), Barcelona (2009-2011) – tetapi dipinjamkan ke AC Milan pada 2010-2011.

Di akhir musim itu, Milan mempermankan statusnya hingga tahun 2012. Paris Saint Germain merekrutnya, dimana Ibra membela raksasa Prancis itu hingga tahun 20016.

Kontraknya bersama PSG tuntas di akhir musim 2015-2016, kemudian Ibra didapatkan secara gratis oleh Manchester United. Membela United selama dua musim (2016/2017 dan 2017/2018), lalu dilepas secara gratis ke LA Galaxy.

Pemain berpostur 1,95 meter itu hanya semusim di LA Galaxy (2018/2019), kemudian kembali ke AC Milan, dimana dia dikontrak hingga akhir musim ini, dengan opsi memperpanjang selama 12 bulan. (*)

Penulis: Eddy Mesakh  | Sumber: Sportskeeda, Transfermakt

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.