Seminar Perkawinan Adat Melayu Diikuti 100 Orang, Supaya Tidak Terkontaminasi Budaya Asing

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma foto bersama dengan peserta seminar Perkawinan Adat Melayu (Suryakepri.com)
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma foto bersama dengan peserta seminar Perkawinan Adat Melayu (Suryakepri.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Lembaga Adat Melayu Kota Tanjungpinang bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menghela seminar budaya Melayu tentang Perkawinan Adat Melayu.

Seminar ini diikuti oleh 100 peserta yang dilaksanakan di Aula Bulang Linggi Dinas Perpustakaan Arsip Daerah, Sabtu (15/2/2020).

Baca: Hari Ini Warga Batam Mulai Isi Data Sensus Penduduk Online 2020

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma mengatakan, setiap masyarakat harus mempertahankan dan menjaga seni budaya Melayu agar tidak terkontaminasi dari budaya asing.

Menurut dia, budaya Melayu merupakan kekayaan daerah yang patut dijaga masyarakat Tanjungpinang dan sebagai pewaris adat-istiadat serta kebudayaan.

“Ini juga merupakan perekat bangsa yang sangat efektif untuk meredam berbagai konflik sosial dan dampak negatif globalisasi kedepannya,” kata Rahma.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.