Kecelakaan Bimbar Maut di Batam: Eriska Karyawan PT Flex, Adik Sri Wahyuni Jalani Operasi Besar

Bimbar maut terguling di pinggir jalan, kawasan Bukit Daeng, Batam. Kecelakaan ini menewaskan korban atas nama Sri Wahyuni. (Sumber Foto: Facebook)
Bimbar maut terguling di pinggir jalan, kawasan Bukit Daeng, Batam. Kecelakaan ini menewaskan korban atas nama Sri Wahyuni. (Sumber Foto: Facebook)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kisah tragis Sri Wahyuni dan adiknya, Eriska, karyawan PT Epson dan PT Flex di Mukakuning Batam masih menjadi keprihatinan publik Batam.

Kabar terbaru, Eriska, adik kandung Sri Wahyuni yang tewas dalam kecelakaan maut tertabrak mobil angkot, “Bimbar” di Bukit daeng Mukakuning, kini harus menjalani operasi besar.

Eriska mengalami patah tulang di bagian lengan dan tulang bahu.

Baca: Alumni PT Epson Bikin Petisi ke Walikota Batam Terkait Bimbar Maut

Baca: 7 Fakta Tragis Kecelakaan Maut di Bukit Daeng Batam, Korban Akan Menikah hingga Sopir Menyesal

Baca: Warga Paguyuban Magetan di Batam Berduka, Sri Wahyuni Aktif di Komunitas MAGMA

“Hingga malam ini kami warga Pagyuban Magetan, dibantu dari saudara-saudara dari Ngawi, Ponorogo, Madiun dan lain-lain masih menunggu di Rumah Sakit Awal Bros ini,” kata sesepuh sekaligus tokoh Paguyuban warga Magetan di Batam, Hadi Santoso saat dihubungi Suryakepri.com, Senin malam.

Hadi Sntoso mengungkapkan, untuk jenazah Sri Wahyuni sudah diterbangkan ke Magetan pada sore tadi.

Saat ini korban kedua yang semula mengalami kritis harus menjalani operasi besar di RSAB.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.