PM Singapura Akui Dampak Ekonomi Wabah Corona Lampaui SARS  

PM Singapura Lee Hsien Loong (Foto: Straits Times)
PM Singapura Lee Hsien Loong (Foto: Straits Times)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SINGAPURA, SURYAKEPRI.COM – Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada Jumat pekan lalu mengakui bahwa dampak wabah coronavirus (COVID-19) terhadap ekonomi telah melampaui dampak SARS pada 203 silam.

PM Lee juga tidak menampik bahwa resesi ekonomi mungkin terjadi terhadap Singapura dan negara-negara lainnya di seluruh dunia.

Hari ini, Senin (17/2/2020), Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) Singapura, mengumumkan telah menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonominya menjadi -0,5 hingga 1,5 persen.

Ini mengindikasikan kemungkinan resesi – karena prospek yang melemah setelah pecahnya wabah virus corona.

MTI mengatakan perkiraan sebelumnya yang dibuat pada bulan November untuk pertumbuhan pada tahun 2020 didasarkan pada kenaikan moderat dalam pertumbuhan global, bersama dengan pemulihan dalam siklus elektronik global.

“Sejak itu, wabah penyakit coronavirus 2019 (Covid-19) telah mempengaruhi China, Singapura dan banyak negara di dunia,” kata Edward Robinson, wakil direktur pelaksana Otoritas Moneter Singapura (MAS), dilansir Straits Times.

“Prospek ekonomi Singapura telah melemah sejak tinjauan terakhir pada November. Secara khusus, wabah Covid-19 diperkirakan akan mempengaruhi ekonomi Singapura melalui beberapa saluran,” kata MTI dalam siaran pers.

Kementerian mengatakan bahwa ekonomi tumbuh sebesar 0,7 persen pada 2019, sama dengan perkiraan sebelumnya dan pertumbuhan paling lambat sejak 2009 ketika pertumbuhan hanya 0,1 persen.

Produksi Industri Terganggu

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.