Skandal FFP Man City, Mourinho Klaim Trofi Liga Inggris 2018 untuk MU

Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho (Sumber Foto: Metro)
Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho (Sumber Foto: Metro)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Meski disampaikan dengan nada bercanda, Jose Mourinho mengklaim trofi Liga Premier Inggris 2017/2018 yang diraih Man City diserahkan kepada Manchester United.

Mourinho, yang pada musim itu merupakan manajer Manchester United, mengakhiri musim di posisi kedua klasemen akhir dengan 81 poin. Sementara Manchester City keluar sebagai juara dengan 100 poin.

Tetapi dengan adanya kasus “pelanggaran serius” yang dilakukan Manchester City terhadap peraturan Financial Fair Play (FFP), maka dengan nada bercanda Mourinho yang kini melatih Tottenham Hotspur, mengatakan, “Apakah gelar Liga Inggris 2017/2018 menjadi jatuh kepada MU?”

Citizen dianggap memanipulasi data-data FFP antara 2012-2016, sebagaimana vonis badan sepakbola Eropa (UEFA). Alhasil UEFA menghukum klub yang dibesut Pep Guardiola itu tidak boleh mengikuti seluruh kompetisi di bawah UEFA selama dua musim (2020/2021 dan 2021/2022).

Man City divonis telah melebih-lebihkan pendapatan klub dari sponsor. Padahal menggunakan uang pemiliknya sendiri untuk jor-joran membeli pemain demi meraih prestasi. Sementara dalam aturan FFP, UEFA tidak membolehkan sebuah klub mengalami kerugian secara berlebihan dalam laporan keuangannya.

Laporan keuangan Man City tampaknya tidak melanggar FFP, namun dari hasil investigasi UEFA –  setelah kasus ini diungkap Der Spiegel menggunakan data Football Leaks – City menggunakan uang dari pemiliknya, sementara klubnya sendiri seharusnya merugi jika membandingkan pemasukan dan pengeluaran yang semestinya.

Pengurangan Poin di Liga Primer

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.