Warga Paguyuban Magetan di Batam Berduka, Sri Wahyuni Aktif di Komunitas MAGMA

Foto mendiang Sir Wahyuni karyawan Epson Mukakuning Batam.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Paguyuban warga Magetan Jawa Timur di Batam sangat berduka atas kecelakaan maut di Bukit Daeng yang menimpa Sri Wahyuni, karyawan PT Epson di Mukakuning Batam dan Eriska, adiknya yang bekerja di PT Flex Mukakuning, Senin (17/2) pagi.

Kakak beradik itu tertabrak mobil angkot Bimbar saat hendak pergi ke tempat kerja, sekitar pukul 08.00 WIB. Sri Wahyuni tewas dan adiknya mengalami kritis.

Paguyuban warga Magetan Jawa Timur langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk pemulangan jenazah Sri.

Baca: Hari Terakhir Kerja dan Mau Antar Surat Cuti Nikah ke Perusahaan, Sri Wahyuni Meninggal, Adik Kandung Kritis

Baca: Makna Angka 5 Shio Ayam dan Kambing, Lima Rejeki Dalam Kepercayaan Tionghoa

Baca: Rencana Besok Korban Pulang Kampung, Sabtu Ini Menikah

Sementara itu untuk mengurus di rumah sakit terhadapEriska, adik kandung Sri Wahyuni, juga ada sejumlah anggota paguyuban yang berjaga.

Tokoh Paguyuban warga Magetan di Batam, Hadi Santoso kepada Suryakepri.com, Senin (17/2) siang mengungkapkan, pihak paguyuban memang langsung membagi anggota untuk standby di dua rumah sakit.

Untuk pengurusan pemulangan korban dari RSUD Embung Fatimah, akan dilakukan siang ini.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.