Hearing Dihadiri BPKN RI, BP Batam Pastikan Lahan PT PMB di Nongsa Masih Bermasalah

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan bersama Komisi I DPRD Kota Batam, Rabu (19/02/2020) siang. (suryakepri.com/nando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Menindaklanjuti aduan dari konsumen pembeli kavling siap bangun (KSB), milik PT Prima Makmur Batam (PMB) yang berada di Nongsa, Batam, pihak Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan bersama Komisi I DPRD Kota Batam, Rabu (19/02/2020) siang.

Lahan itu berada di wilayah Kavling di Teluk Lenggung, dekat bumi perkemahan Punggur, dan Bukit Indah Nongsa 4, Serta kavling Nato di kelurahan Sei Langkai, Kecamatan Sagulung.

Pantauan di lokasi, RDP tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua BPKN, Rolas Budiman Sitinjak.

Baca: 130 Prajurit TNI AU Lanud RHF Ikut Sosialisasi Pelaksanaan Sensus Penduduk Online

Baca: Menkeu soal BPJS: Kalau Pelayanan Unlimited, Iuran Berapapun Akan Jebol

Baca: Dibekali Kamera Utama 108 MP, Xiomi Mi Note 10 Mulai Dipasarkan di Indonesia

Ketua Komisi I DPRD Batam, Budi Mardiyanto dan juga Anggota Komisi I, Jefry Simanjuntak yang berinisiatif memediasi BPKN untuk datang ke Batam.

Dalam pertemuan tersebut perwakilan Badan Pengusahaan (BP) Batam, menyebutkan bahwa lahan yang dikelola oleh PT PMB untuk di kawasan Punggur, merupakan lahan yang tidak memiliki izin.

Walau pihaknya juga mengakui bahwa pihak perusahaan, juga pernah mengajukan perizinan namum ditolak oleh BP Batam selaku pengelola.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.