Italia Siaga Corona, Wilayah Veneto dan Lombardy “Diblokade”

Para pasien terinfeksi virus corona melakukan latihan yang dipimpin oleh staf medis di rumah sakit sementara yang dikonversi dari
Para pasien terinfeksi virus corona melakukan latihan yang dipimpin oleh staf medis di rumah sakit sementara yang dikonversi dari "Livingroom Wuhan" di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, 10 Februari 2020. (Foto: Xinhua / Xiong Qi)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Kasus virus corona di Italia melonjak. Bahkan dua orang dinyatakan meninggal.

Seperti diberitakan AFP, Italia mengumumkan kasus infeksi melonjak dari sebelumnya 39 menjadi 79 kasus pada 24 jam terakhir.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengumumkan adanya zona merah. Ia melarang siapa pun untuk masuk dan keluar wilayah yang dianggap berbahaya, yaitu di Veneto dan Lombardy.

Baca: BMKG Memprediksi Kelembapan Udara yang Meningkat di Kepri

Baca: Simbol-simbol Rumah dan Shio 2020, Meraup Keberuntungan Rezeki

Baca: Hazard Cedera saat Madrid Kalah 0-1 dari Levante, Sinyal Bahaya saat Lawan Man City

“Di zona yang terkategorikan hotspot, tidak ada yang boleh masuk atau keluar tanpa mengantongi izin,” jelas Conte dalam konferensi pers.

Sky News Sabtu (22/2/2020) juga membeber lebih rinci tentang korban virus corona di Otalia.

Dua kematian dalam 24 jam membuat otoritas bergerak cepat. Pemerintah setempat menutup sekolah, restoran, dan kawasan bisnis di Veneto dan Lombardy.

Kasus pertama virus dengan nama resmi Covid-19 itu dilaporkan bisa dilacak, dengan penderita merupakan pria berusia 39 tahun.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.