Iran Laporkan 12 Orang Meninggal Akibat Corona, Tertinggi di Luar China

Warga Iran mengenakan masker. (Foto: Khaleej Times
Warga Iran mengenakan masker. (Foto: Khaleej Times
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi, mengonfirmasi 12 warga Iran meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 dan 61 orang telah terinfeksi.

Harirchi mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers yang disiarkan televisi pemerintah pada Senin (24 Februari). Itu artinya angka kematian di Iran adalah yang tertinggi di luar China daratan China. Kematian di Iran juga menyumbang hampir separuh dari seluruh korban tewas di luar China daratan.

Pemerintah Iran, pada hari Senin, juga berjanji untuk transparan dengan angka-angka pada wabah mematikan virus corona di negara itu, di tengah tuduhan menutup-nutupi kasus ini.

“Kami akan mengumumkan angka (yang kami miliki) tentang jumlah kematian di seluruh negeri. Kami berjanji untuk transparan dalam pelaporan angka,” kata juru bicara pemerintah Ali Rabiei dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di TV pemerintah.

Sebagian besar kasus di Iran terjadi di Qom, sebuah kota 120km selatan ibukota Teheran.

Kantor berita semi-resmi ISNA melaporkan bahwa seorang anggota parlemen dari Qom pada hari Senin menuduh pemerintah menutupi wabah coronavirus di kota. .

Dalam laporan itu, Ahmad Amirabadi Farahani, menuduh menteri kesehatan Iran “berbohong” tentang wabah itu, yang menurut pihak berwenang telah menewaskan 12 orang di Iran.

Kantor berita ILNA, yang dekat dengan kaum reformis, mengatakan, anggota parlemen itu berbicara tentang “50 kematian” di Qom saja.

Traveller Ilegal

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.