Seorang Dokter Meninggal, 3.000 Petugas Medis di China Terinfeksi Corona

Staf medis bekerja di bangsal isolasi di Rumah Sakit No.1 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina tengah, 22 Februari 2020. Staf medis di rumah sakit memasuki bangsal isolasi dalam kelompok dan bergeser ke tempat kerja. Setiap kali ketika mereka masuk. Mereka harus mempersiapkan dengan hati-hati selama hampir setengah jam, memakai setidaknya 8 peralatan melalui 5 pintu isolasi, dan bekerja di dalam selama 6 jam. Rumah Sakit No.1 Wuhan secara khusus dilengkapi petugas pengawas untuk membantu staf medis memakai peralatan dan memeriksa setiap kelalaian. Pekerja medis di Wuhan telah berpacu dengan waktu dan tidak menyesali terlibat dalam perang melawan epidemi. (Xinhua / Xiao Yijiu)
Staf medis bekerja di bangsal isolasi di Rumah Sakit No.1 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina tengah, 22 Februari 2020. Staf medis di rumah sakit memasuki bangsal isolasi dalam kelompok dan bergeser ke tempat kerja. Setiap kali ketika mereka masuk. Mereka harus mempersiapkan dengan hati-hati selama hampir setengah jam, memakai setidaknya 8 peralatan melalui 5 pintu isolasi, dan bekerja di dalam selama 6 jam. Rumah Sakit No.1 Wuhan secara khusus dilengkapi petugas pengawas untuk membantu staf medis memakai peralatan dan memeriksa setiap kelalaian. Pekerja medis di Wuhan telah berpacu dengan waktu dan tidak menyesali terlibat dalam perang melawan epidemi. (Xinhua / Xiao Yijiu)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BEIJING, SURYAKEPRI.COM – Seorang dokter meninggal akibat pneumonia yang disebabkan virus corona (Covid-19). China konfirmasi 3.000 petugas medis terinfeksi virus mematikan ini.

Dokter Du Xiansheng (55), meninggal pada hari Minggu (23 Februari) di Rumah Sakit Rakyat di Haikou, ibukota Provinsi Hainan, China selatan. Kasus ini dikonfirmasi oleh Komisi Kesehatan Provinsi Hainan.

Dokter Du bertugas di Rumah Sakit Yangjiang, di wilayah Qiongzhong. Dia didiagnosis terinfeksi coronavirus pada Januari, ketika bekerja di rumah sakit, kemudian dipindahkan ke Haikou untuk perawatan.

Kondisi dokter Du memburuk pada 26 Januari. Upaya medis oleh para ahli gagal menyelamatkan nyawa sang dokter.

Sementara itu, seorang pejabat di Komisi Kesehatan Nasional China, Liang Wannian, Senin (24 Februari), mengonfirmasi lebih dari 3.000 staf medis di China telah terinfeksi Covid-19, sejak virus itu menyeruak pada akhir Desember tahun lalu.

Infeksi itu kemungkinan disebabkan oleh kurangnya alat pelindung dan kelelahan. Liang Wannian mengatakan kepada wartawan saat konferensi pers bersama Bruce Aylward, kepala delegasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang ditugaskan di China.

Infeksi sebagian besar terjadi di Provinsi Hubei, pusat wabah, yang per hari Senin (24 Februari) telah menewaskan 2.626 orang dan menginfeksi 79,524 orang di seluruh dunia.

Tingkatkan Perlindungan Petugas Medis

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.